Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Oktober 2010

Warga Masih Ketakutan


0 komentar
KOTABARU -Sebagian besar rumah di daratan rendah di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, Kalsel terendam banjir akibat hujan yang mengguyur, sejak pukul 24.00 Wita, Minggu dinihari.

Meski air merendam ribuan rumah warga dan ratusan kantor terjadi hanya sekitar dua jam, warga masih ketakutan karena hujan hingga siang ini masih mengguyur.

Daerah terendam banjir diantaranya di Jalan, H Agus Salim, Sukmaraga, Baharu, Pangeran Diponegoro, Singabana, Fatmaraga, Veteran sampai Jelapat.

Daerah terparah terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa terjadi di Desa Semayap, salah satunya kantor PLN, juga mengakibatkan terjadinya pemadaman listrik.

Tidak hanya itu, banjir di daerah itu juga menghancurkan separo bangunan pagar sekolah SDN 2 Semayap. Mengambil hikmah dari kejadian ini, sebagian besar warga yang rumahnya terendam berpendapat tidak bisa membayangkan jika rencana pemerintah daerah mengeluarkan izin penambangan di Pulaulaut.

"Saya tidak bayangkan kalau Pulaulaut jadi tambang, mungkin banjir lebih parah. Bahkan bisa menelan korban jiwa," ujar Gobi salah seorang warga.

"Mereka yang melakukan penambangan enak, jika musibah terjadi mereka pulang ke daerah masing-masing," katanya.

Source Banjarmasinpost.co.id

Banjir Bandang Kembali Menyapu Kotabaru

0 komentar
KOTABARU - Banjir bandang kembali melanda Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan pada Minggu (1/8/2010) pukul 03.00 WITA dini hari.

Puluhan meter pagar beton SDN II Semayap ambruk dan ratusan meter kubik sampah dari limbah rumah tangga, sampah dari kebun masyarakat serta ranting dan pohon tumbang dari arah Gunung Sebatung memenuhi sejumlah titik di kota itu.

Seorang korban banjir di Jalan M Alwi, Muhammad Ali mengatakan, ketinggian air di rumahnya sekitar satu meter.

"Menjelang pagi tadi, ketinggian air di dalam rumah rata dengan ketinggian air di jalan raya," katanya.

Banjir yang dimulai sekitar pukul 03.00 tersebut juga menyebabkan pagar besi, beberapa kaca penyekat ruangan di dalam gelanggang olahraga Bamega jebol.

Peralatan meja kursi berhamburan akibat banjir di sekitar gelanggan olah raga yang tingginya mencapai lebih dari satu meter.

Kantor DPD Golkar Kotabaru serta puluhan rumah warga di Jalan M Alwi, Veteran, Bima, Agus Salim, Kh Hasan Basri juga terendam banjir akibat hujan deras sejak Sabtu malam.

Beberapa titik jalan di kota Kotabaru aspalnya terkelupas, serta batu pondasi di bahu jalan juga hanyut digerus arus yang cukup deras.

Akibat banjir tersebut, sejumlah daerah di kota Kotabaru terjadi pemadaman listrik mulai tadi malam. Banjir yang sama juga pernah melanda Kotabaru beberapa bulan lalu.

Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan H Rijan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum H. Ardian hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut.

(Foto Khairy Bamega
Source kompas.com